Sajian informasi yang ada di bangka belitung berupa masakan, lowongan kerja, kuliner, objek wisata, khas bangka dan informasi umum lainnya.

Gile... Babel Masuk 10 Besar Peredaran Narkoba dan Kasus HIV Aids

Secara pengertian Narkoba adalah singkatan dari narkotika dan obat atau bahan berbahaya atau dari kementerian kesehatan Republik Indonesia menyebutnya dengan Napza singkatan dari narkotika, psikotropika dan zat adiktif. Kenapa berbahaya ?

Dikarenakan penggunaan Narkoba dan Napza akan mengakibatkan kecanduan. Mengkonsumsinya secara terus menerus akan membuat ketergantungan bagi pemakai. Bukan hanya itu gangguan fisik dan psikologis juga akan dirasakan hingga dapat merusak organ otak manusia dan organ tubuh lainya seperti paru-paru, ginjal, hati dan jantung. 

Dikarenakan penggunaan Narkoba dan Napza akan mengakibatkan kecanduan. Mengkonsumsinya secara terus menerus akan membuat ketergantungan bagi pemakai. Bukan hanya itu gangguan fisik dan psikologis juga akan dirasakan hingga dapat merusak organ otak manusia dan organ tubuh lainya seperti paru-paru, ginjal, hati dan jantung.

Bersumber dari babel.antaranews.com. "Provinsi Bangka Belitung sendiri tercatat pada tahun 2011 lalu, masuk ke dalam peringkat 6 Nasional dalam hal pengguna narkoba dengan jumlah tersangka peredaran gelap sebanyak 205 jiwa dari 739.000 jiwa populasi usia 10-59 tahun setelah Nusa Tenggara Timur (NTT) peringkat lima sebanyak 877 jiwa dengan jumlah populasi 3.243.300 jiwa, peringkat empat Jawa Timur 7.529 jiwa dengan jumlah populasi 27.172.100 jiwa.

Kemudian peringkat tiga Kalimantan Selatan 1.011 jiwa dengan jumlah populasi 2.685.700 jiwa, peringkat dua DKI Jakarta 2.682 jiwa dengan jumlah populasi 7.026.400 jiwa dan peringkat pertama tersangka peredaran gelap narkoba adalah Sulawesi Utara 767 jiwa dengan jumlah populasi 1.728.900 jiwa. "

Selain itu, ungkap Bpk Setyo Raharjo kepala BNNP Babel "pada tahun 2014 pengguna narkoba di Babel mencapai 18.000 pengguna sehingga mengatakan Babel darurat narkoba dinilai dari tingkat kerawanan penyalahgunaan narkoba di peringkat enam dan urutan ke 22 nasional dalam ranking kasus Narkoba.

Adanya barang haram tersebut di Bangka Belitung, disinyalir masuknya melalui jalur laut yang merupakan jalur rawan di Babel dikarenakan banyak sekali pelabuhan laut tersebar di beberapa kota dan kabupaten yang memiliki tingkat pengamanan yang minim bahkan tidak ada pengamanan sama sekali. 

Melihat Bangka Belitung termasuk salah satu wilayah kepulauan, hal ini sangat memenuhi syarat mempermudah bagi pelaku untuk melancarkan aksinya dalam menjadikan Babel sebagai target pasar.

Rasa ingin mencoba hal yang baru "awalnya ingin coba-coba" selalu tak terhindarkan terhadap barang haram tersebut, itulah yang menjadi alasan yang sering ditemui pada pengguna narkoba ketika ditanyakan pada tempat rehabilitasi mereka. Disamping itu bujukan teman yang memberikan cuma-cuma pada awalnya hingga menjadi pecandu yang mengakibatkan kerugian moril dan kerugian ekonomi bagi pengguna, ada pula yang dijebak dan berbagai alasan yang diungkapkan oleh pencandu narkoba.
 
Jika dilihat dari dampak narkoba bukan hanya mengancam kesehatan atau jiwa seseorang saja, melainkan sebuah Negara menjadi taruhannya. Mengapa ? 

Banyak kasus yang ditemukan, contohnya pada gambar di samping kiri ini angka prevalensi hasil survei nasional penyalahgunaan narkoba tahun 2011 Sosek dan Pelajar di 33 Provinsi Indonesia, pengguna narkoba di kalangan pelajar cukup dikatakan tinggi. Bayangkan, jika generasi penerus bangsa saja sudah menjadi pengguna narkoba, apa yang terjadi pada generasi selanjutnya ?

Bagaimana angka prevalensi HIV dan Aids di Bangka Belitung ? Angka yang cukup mengkwatirkan bahwa Bangka Belitung masuk ke dalam peringkat 9 dari 34 provinsi di Indonesia.

Untuk itu perlu adanya sosialisasi dini dari bahaya yang ditimbulkan dari keduanya yang disampaikan khususnya  kepada generasi muda terutamaa kalangan pelajar atau pada usia produktif tak menutup kemungkinan pada masyarakat umumnya. tak hanya dari petugas BNN saja yang bersosialisasi atau sebagian orang saja, semua pihak termasuk diri sendiri untuk membuat komitmen tidak akan menyentuh barang haram tersebut.

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
Tags :

Related : Gile... Babel Masuk 10 Besar Peredaran Narkoba dan Kasus HIV Aids

0 komentar: